assalamualaikum....
semenjak awal menempuh perjalanan ini, waktu itu aku banyak mendapati ujian silih berganti, badan sering sakit dan sering pula mendapat kesusahan hidup, secara ekonomi memang orang tua ku tidak kekurangan tapi kadang aku berpikir seolah di dunia ini aku hidup sendirian , dan setiap hati ku merasa senang aku mendapat ujian kesusahan atau di timpa penyakit, pernah ketika aku mendapat pekerjaan hati ku merasa sangat senang karena dalam pikiran ku gaji yang aku dapatkan nanti bisa untuk di tabung atau bisa untuk keperluan yang lain tapi ternyata malah aku tidak di gaji sampai beberapa bulan hingga aku memilih untuk berhenti bekerja saja dan itu sering aku alami kadang aku di uji dengan badannya sakit, tapi sekarang aku sedikit demi sedikit memahami dengan ujian-ujian yang aku hadapi selama ini sebenarnya agar allah menyuruh ku untuk berserah diri sepenuhnya kepadanya, bukan aku bermaksud menggurui ,janganlah merasa senang dari apa yang kita dapatkan dari dunia ini bersikaplah biasa-biasa saja karena allah tidak suka kalau kita merasa senang dari apa saja yang kita dapatkan dari dunia ini, kalau kita merasa senang maka tanda kasih sayang allah akan mengujinya dengan derita-derita atau dengan musibah-musibah agar kita tidak di lalaikan dari dunia untuk mengingatnya dan berusahalah untuk bertawakal karena dengan bertawakal adalah cara allah untuk menolong hamba-hambanya dari segala kesusahpayahan.
pada siang itu cuaca sangat panas musim kemarau panjang, lalu aku mengerjakan sholat zuhur di rumah ,seperti biasa selesai sholat zuhur aku berzikir setelah beberapa menit berzikir di dalam zikir itu aku merasa ngantuk tak tahan hingga kemudian aku langsung tidur di tempat sholat dengan masih berpakaian sarung dan baju koko setelah itu aku bermimpi aku sedang memandang allah dan allah pun memandang ku , dan subhanallah..... Tiada tuhan selain allah ,allah itu berwujud tapi tidak menyerupai sesuatu apapun dari mahluknya ,sesungguhnya allah tidak bisa di hitung satu atau dua, allah itu luaaaaaas sekali tiada batas dan pada hakekatnya allah itu tidak berwajah tidak ada di timur dan tidak ada di barat allah menyelimuti segala-galanya dan allah itu sangat suci, akal dan lisan ku tidak bisa menjangkaunya tapi hati ku memahaminya , di situ suasananya di bukit-bukit batu dengan sedikit pepohonan etah aku juga tidak tahu itu di daerah mana dan pakaian yang aku pake bukan yang sedang aku pake tapi aku memakai kaos merah dan clana jins , kemudian aku terbangun dari tidur ku dan air mata ku langsung mencair karena ada perasaan yang tidak bisa ku ungkap seumur hidup, aku mendapat sambutan langsung dari allah rasanya aku sangat membahagiakan seperti seorang pengemis yang mendapat sambutan langsung dari seorang presiden , padahal sebelumnya aku tidak pernah ada terlintas di pikiran ku ingin mimpi bertemu allah karena aku ini ibaratnya seorang pelayan atau seorang pemulung yang hina tapi itu adalah kehendak allah sendiri aku sangat mensyukurinya.
saya hanya sekedar berbagi saja assalamualaikum........